Selasa, 13 Februari 2018

Ide Kreatif Cara Menabung

Mendengar kata menabung sih sudah sejak kita kecil ya, tapi suka merasa nggak sih bahwa semakin kita dewasa dan punya penghasilan seberapapun, rasanya malah semakin sulit menabung. Ada banyak alasan yang membuat kita tidak (disiplin) menabung, mulai dari rasanya kebutuhan keuangan banyak, uang yang dimiliki kurang atau pas aja untuk sehari-hari. Atau saldo di rekening rasanya cepat banget habis deh.

Ada juga tipikal orang yang memang nggak bisa aja gitu nabung di bank, dalam arti begini, misal di awal bulan terima saldo sekian rupiah, terus dengan segala kemudahan transaksi zaman now pengurangan saldo rekening cepat sekali dan tetiba saldo udah habis aja, atau sisa saldo minimal lah.

Nah, hal pertama yang perlu disadari adalah kita sadar betul bagaimana pola kita menyikapi keuangan. Jika kita termasuk yang sulit "membiarkan saldo tetap tenang di rekening", maka mungkin ada baiknya kita menabung dengan cara back to old days alias pakai celengan.

Seriously celengan tuh bisa sangat berguna dan beneran berfugsi loh!

Tapi celengan juga hanya akan kosong saja kalau nggak diisi kan.

Ini ide kreatif untuk mengisi celengan.

Menabung dengan jumlah berkelanjutan.

Jadi begini...

Misal mau dihitung per bulan mulai tanggal 1 sampai tanggal 30, maka di tanggal 1 kita menabung 10.000, tanggal 2 kita menabung 20.000, tanggal 3 menabung 30.000, dan seterusnya.

Atau jika itu terasa agak berat bisa saja nilainya dikurangi, semisal kelipatan 5.000.

Atau bisa juga dibuat per minggu. Jadi hari Senin kita menabung 10.000, hari Selasa kita menabung 20.000, hari Rabu kita menabung 30.000, dan seterusnya sampai hari Minggu kita nabung 70.000.

Atau nilai pecahannya dikurangi misal kelipatan 5.000 juga tetapi rutin mengikuti hari dalam satu minggu.

Ini ilustrasi hasilnya :



Tanggal
          10,000
             5,000

Hari
          10,000
         5,000
1
          10,000
             5,000

Senin
          10,000
         5,000
2
          20,000
          10,000

Selasa
          20,000
      10,000
3
          30,000
          15,000

Rabu
          30,000
      15,000
4
          40,000
          20,000

Kamis
          40,000
      20,000
5
          50,000
          25,000

Jumat
          50,000
      25,000
6
          60,000
          30,000

Sabtu
          60,000
      30,000
7
          70,000
          35,000

Minggu
          70,000
      35,000
8
          80,000
          40,000


       280,000
   140,000
9
          90,000
          45,000

1 bulan = 4 minggu
   1,120,000
   560,000
10
       100,000
          50,000




11
       110,000
          55,000




12
       120,000
          60,000




13
       130,000
          65,000




14
       140,000
          70,000




15
       150,000
          75,000




16
       160,000
          80,000




17
       170,000
          85,000




18
       180,000
          90,000




19
       190,000
          95,000




20
       200,000
       100,000




21
       210,000
       105,000




22
       220,000
       110,000




23
       230,000
       115,000




24
       240,000
       120,000




25
       250,000
       125,000




26
       260,000
       130,000




27
       270,000
       135,000




28
       280,000
       140,000




29
       290,000
       145,000




30
       300,000
       150,000




Total
   4,650,000
   2,325,000






Nah, hasilnya lumayan banget kan?

Memang kita harus disiplin dan sabar. Dikumpulin aja dulu selama periode tertentu semisal satu tahun atau enam bulan, kemudian celengan dibuka dan kita masukkan ke deposito berjangka, jadi kan nggak gampang-gampang ambil lewat ATM ya.

Misal ada tanggal atau hari yang kita lupa nabung, ya diteruskan nabung di hari atau tanggal saat terakhir saja.

Diniatin, itu sih kuncinya.

Bisa banget nih dimulai mumpung semangat awal tahun masih cetar membahana :D.

Yuk, nabung. Dibuat se-keatif mungkin caranya, intinya nabung.

Rabu, 07 Februari 2018

The Way I See Rain



Jakarta sedang musim hujan.

I simply see rain as rain. 

Jadi suka bingung kalau hujan yang menyebabkan banjir jadi topik hard news di media, kemudian "digoreng" dengan urusan politik.

In my humble opinion rain has never been the cause of flood in Jakarta. Rain is a blessed. Flood caused by human being neglect the environment. Human causes it. And human blame nature.

Human, we.

Senin, 05 Februari 2018

Sayangi Recehmu



Dalam keseharian kita sering mendapatkan uang receh atau pecahan kecil, seringnya sih kembalian belanja. Bisa pecahan 100, 200, 500, atau 1.000 rupiah. Dan seringkali kita anggap remeh, ya udah aja dimasukkan ke sela-sela dompet dan terlupakan.

Padahal itu uang loh! 

Artinya ya jangan disepelekan begitu aja.

Daripada tercecer sia-sia, masukkan ke celengan deh. Si receh nan sedikit itu kalau dikumpul dengan tekun hasilnya bisa jadi sangat banyak.

Bisa semua nilai receh kita tabung di celengan, bisa juga kita pisah, misal kita hanya mengumpulkan yang pecahan 1.000 saja, atau pecahan 500 dan 1.000 saja. Untuk pecahan yang lebih kecil suka terpakai di urusan pernak-pernik harian.

Nah, coba setelah seharian beraktivitas kita biasakan membersihkan dompet kita atau saku-saku kecil di tas yang biasanya tempat kita menaruh uang receh. Dan uang logam yang kita dapatkan di hari itu langsung kita masukkan ke celengan. Selain membuat tas kita jadi lebih bersih, juga "memaksa" kita untuk ingat menabung.

Menabung jadi terasa "berat" jika kita tidak punya tujuan. Coba tetapkan tujuan-tujuan sederhana atas tabungan uang receh kita ini. Misal ingin terkumpul sejumlah uang untuk tiket pergi pulang liburan ke Bali, atau bisa apa saja sesuai kebutuhan kita. Nah supaya tujuan menjadi jelas, tetapkan target waktu, misal tabungan receh ini periode Januari sampai Desember tahun ini, atau periode dari Lebaran tahun ini sampai Lebaran berikutnya, jadi beli baju Lebaran nggak usah ganggu THR (Tunjangan Hari Raya) melainkan bisa dari tabungan receh ini.

Menyenangkan banget loh bisa mendapatkan kebutuhan kita tanpa mengeluarkan "uang besar", dan tanpa terasa tabungan atas uang yang nilainya kita anggap kecil ternyata bisa jadi berguna.

Dicoba deh. Because small money is not small issue.