Rabu, 07 September 2016

Bekerja Untuk Siapa?

Beberapa waktu lalu, eerrr... sudah lama juga sebenarnya, tapi baru sempat menuliskannya sekarang, saya membaca www.edwardsuhadi.com ; Walaupun Bos Kamu Brengsek dan Gaji Kamu Kecil.

Eaaaa.... Nunclep jleb deziiggg jleb pooowww.... 

Nunclep banget buat saya di lubuk hati sanubari yang paling dalam.

Dia menuliskannya dengan baik. Isi tulisan yang juga sangat baik (nendang banget kalau buat saya).

Bahwa kita bekerja ya untuk diri kita. 

Peningatan kualitas diri kita selain dari cara kita menyikapi pekerjaan juga cara kita mengembangkan keahlian dan kompetensi kita.

ceritanya lagi menimba ilmu :D

Bukan semata untuk perusahaan, untuk negara (huahahaha... ini karena saya buruh di BUMN), untuk bos, atau untuk gaji (well, yeaahh... gaji penting sih ya... Iya kali kerja ga mikirin gaji mwahahah...).

Kita kerja ya untuk diri kita, untuk kebaikan dan perbaikan yang berkesinambungan dari diri kita.

Setuju banget ah.

Saya jadi makin semangat untuk sebaik-baiknya bekerja demi sebaik-baiknya saya dan hidup saya :).

-nova-     

Senin, 05 September 2016

Theo Turns Three Years Old


Menceritakannya, di usianya yang kini 3 tahun, adalah kisah yang panjang.

Sangaaatttt panjang...

Saya hamil untuk keempat kalinya saat itu. Tiga kali sebelumnya gagal dengan kisah :

1. Janin tidak berkembang saat usia 10 minggu, dikeluarkan dari rahim dengan saya minum obat yang mendorong saya kontraksi dan janin keluar lewat "jalurnya".
2. Janin "nyangkut"di saluran tuba falopi, dan keluar dengan cara saya operasi caesar, sekaligus memotong saluran tuba falopi saya yang kanan. Usianya saat itu sekitar 6 minggu.
3. Janin tidak berkembang, usia sekitar 7 minggu, dan dikeluarkan dengan kuret.

Jadi saya sudah pernah merasakan kontraksi normal, operasi caesar, kuret. Dan semuanya tidak membawa pulang bayi.

Dan jarak antara satu kehamilan ke kehamilan berikutnya cukup lama, kisaran 1-1,5 tahun. 

Saya mungkin jenis emak yang ga mudah hamil ya? :)

*kalau mengisahkannya sekarang sih udah lossss, lega aja. Dulu waktu mengalaminya, fiuuuhhh... tahun-tahun hidup yang penuh drama.

Dan kemudian saya hamil untuk keempat kalinya.

Jujur, itu bukan kehamilan yang direncanakan atau diprogramkan seperti kehamilan-kehamilan sebelumnya yang memang saya niat banget hamil. 

Saya test kehamilan nya aja bukan di pipis pertama seperti saran di kemasan test pack kehamilan, melainkan sekitar jam 10 pagi, di toilet kantor.

Waktu tahu positif hamil, saya nangis dong. Nangis ketakutan. Takut gagal lagi.

Gagal melulu hamil rasanya saya kena kutuk ga layak jadi ibu. Sungguh, ada fase begitu di masa hidup saya.

Kemudian kondisi kehamilan saya juga tidak mudah, saya sedang dalam kondisi hubungan yang kacau, pressure dari keluarga dan lingkungan, juga pekerjaan yang menggila dan karir yang kacau. Situasi hamil yang ga seindah gambaran perempuan hamil di iklan susu hamil lah...

Tapi deep inside, saya sangat sayang dengan janin keempat ini, saya bersyukur amat sangat dengan kebaikan Tuhan dalam hidup saya.

Kemudian lahirlah bayi lelaki ini.

Saya namai Tyaga Theo Ethan Ganesh.  

Jakarta, 28 Agustus 2013. Hello, world... 

Waktu berjalan dengan segala up and down nya jalan kehidupan kami.

Saat usianya 2 bulan Theo terdeteksi mengalami mikrosefalis. Bagaimana treatmentnya nanti saya share di tulisan lainnya ya.

Dan 28 Agustus lalu ia berusia 3 tahun.

Ucapan syukur kami lakukan di Sekolah Minggu, kepada para Tetangga di sekitar rumah, dan hari Selasanya, saat dia sekolah, kami bagikan ucapan syukur ke teman-teman sekelasnya.

Tidak ada perayaan khusus. Hanya saat tanggal 28 Agustus sore kami sekeluarga tiup lilin dan potong kue ulang tahun. Itu pun Si Bulet Anak Baik -panggilannya- sudah senang banget. Asal ada lagu "Panjang Umurnya" dan lagu-lagu ulang tahun lainnya, selesai... bahagialah dia. Simple ya membuat anak bahagia :).

Tuhan Maha Pengasih baik banget sama saya.

Anak ini.... segalanya...

My 3 years old young man 

 -nova-

Selasa, 16 Agustus 2016

Pulang Ke Toba

Jumat, 5 Agustus 2016 Bapauda (adik Papa) meninggal di Medan, dan akan dimakamkan di kampung halaman, Ajibata, Sumatera Utara.

Saya memutuskan pulang.

Saya sayang almarhum Bapauda saya ini. Saya sangat sedih Beliau meninggal. Saya ingin bisa menghadiri pemakamannya.

Saya pun rindu Toba. Sangat.

Ajibata adalah sebuah kecamatan yang lokasinya persis "nempel" dengan Danau Toba. Secara alaminya diberkahi Tuhan pemandangan danau yang indah. It's Toba. Ada yang lebih indah ? :)

Terakhir saya pulang kampung di tahun 2007.

Maka saya pun bersiap. Tidak sendiri, saya dan Theo.

Terbersit keinginan membawa Theo ke Toba.

Inginnya dalam suasana sukacita, memang untuk jalan-jalan atau liburan, bukan dalam suasana duka seperti ini. Tapi saya pikir lagi mau kapan lagi ada momennya? Lagipula kalau Theo saya tinggal, saya mau titipkan ke siapa? Semua keluarga juga sedang berduka.

Maka dipesanlah 4 tiket untuk flight jam 5 pagi, Sabtu 6 Agustus, dari Bandara Halim.

Kami; Papa, Mama, Saya, Theo.

Saya tidak bisa bilang bahwa saya frequent traveler, tapi dalam satu tahun lumayan ada lah saat-saat saya berkoper atau bertas-ria untuk pergi entah urusan kantor ataupun perjalanan pribadi, dan bisa saya simpulkan (halah, menyimpulkan sendiri) bahwa saya traveler yang sangat ringkas.

Untuk membawa keperluan saya dan Theo, termasuk keperluan saya untuk acara pemakaman Bapauda; baju khusus dan kain panjang, saya menggunakan cukup 1 koper kecil.

Tentang packing ala saya akan saya buatkan tulisan tersendiri ya.

Dalam tulisan ini yang ingin saya bagikan adalah trip saya dan Theo selama 2 hari saja (karena 2 hari lainnya dari total 4 hari kami disana, berkaitan dengan pemakaman Bapauda). Kami kemana saja dan ngapain saja.

Just us; Muti dan Theo :)

Ini bukan penerbangan pertama Theo. Tahun lalu di bulan November kami berlibur ke Yogya. He was 2 years old at that time. Saya sempat khawatir dia akan sulit di penerbangan. Ternyata dia santai, menikmati, dan tenang selama penerbangan Jakarta-Yogyakarta-Jakarta saat itu.

Saya tidak sekhawatir dulu, saya yakin penerbangan kali ini pun akan berjalan lancar. Yang saya khawatirkan hanya harus membawa dia terbang dini hari. Puji Tuhan, penerbangan kemarin pun aman dan lancar. Theo tenang dan menikmati perjalanan kami.


Opung Boru, Theo, Opung Doli. Look at that boy!!! Gayanyaaaa... Seolah dengan kekuatannya lah trolley itu bisa digerakkan :). Agustus 2016, Bandara Kualanamu. Saya dan Theo baru pertama kali ini landing di Kualanamu. 



Pemandangan dari teras hotel tempat kami menginap di Ajibata, Star Hotel. Hotel sederhana, milik masih saudara jauh, jadi dapat harga kamar diskon hihihi... Beruntungnya hotel ini dapat lokasi "nempel" ke danau, Jadi harga hemat, pemandangan dari hotel tetap ciamik :)



How happy he was at ferry. Dari pelabuhan Ajibata saya dan Theo ke Tomok menyebrangi danau dengan naik kapal penumpang. Walau ini kapal kecil, Theo bisa menikmati perjalanan pertamanya dengan kapal. He was very cheerful :)


Sampai di Tomok, pastinya dong saya ajak Theo ke Makam Raja Sidabutar, Mutinya kan boru Sidabutar :). Dari pelabuhan Tomok ke lokasi wisata kami naik Bentor alias Becak Motor. Kami ikutan nimbrung saja sama rombongan Turis Lokal dari Bandung, ada 5 orang yang sedang trip juga di Tomok. Saya minta izin ikut rombongan mereka selama perjalanan dan mendengarkan penjelasan tour guide. Ehm...termasuk minta tolong foto-in saya dan Theo :)


He run here and there free in the souvenir shops' alley in Tomok. Thank God he was happy with our trip.


I love this pic. Saya dan Theo dengan latar Danau Toba dan langitnya yang bersih.


Anak. Dimanapun saat bertemu dengan sesama anak, langsung main. Theo sangat mudah beradaptasi dengan anak-anak di Ajibata dan dia asik main di pasir tepi danau. It was very lovely see him that happy :)


My dear son. At kualanamu. Mau balik ke Jakarta. Dia hampir 3 tahun. Sangat aktif, berani, dan membuat saya kewalahan mengejar kesana sini selama di ruang tunggu bandara :)

 Cerita perjalanan kami ini bersambung di tulisan berikutnya ya.

-nova-

Rabu, 27 Juli 2016

Berjalan

Terus berjalan.

Berhenti untuk sesaat.

Kemudian teruslah berjalan.


Saya (sepatu saya, ya? :)), Bandung, Juli 2016
 
*note to myself for whatever happen in my life

Kamis, 14 Juli 2016

Temanya Apa?

Kalau lihat blog-blog nan heits omaygot disana-sini... Itu para Blogger nya kece dan keren banget ya. Dedicated his/ her/ their blogs for some specific themes gitu. It could be beauty, travel, food, health, fashion, dan beberapa tulisan tentang personal life nya. Ciamik!

My blog?
Ehmm... emak-emak ngantor yang iseng aja gitu nulis di rumah pas anak sudah tidur di malam hari, untuk kemudian di-upload saat ada waktu dan kesempatan masuk ke blog sendiri. Tema blog saya? Generalis abis :).

I write what crossed in my mind, what i saw, what i heard, what i read, etc. I have no particular theme.

Well, ya benar-benar keseharian.

But now... Saya lagi ada beberapa project yang saya sendiri excited banget ingin menjalankan dan mewujudkannya.

Mungkin -kalau bisa disebut project- yang paling dekat adalah menurunkan berat badan secara sehat :D
 

Saya, Thailand, 2011. Lima tahun berlalu... Bukan Thailand nya yang jadi masalah, tapi kapan saya bisa sekurus itu lagi yang jadi masalah *tear*

-nova-

Selasa, 12 Juli 2016

Setelah Libur Lebaran

Selamat Idul Fitri 1437 H bagi teman - teman yang merayakan.

Seperti ala pegawai lainnya hari terakhir kerja kemarin sebelum libur panjang adalah 1 Juli dan baru masuk kembali 11 Juli. 10 hari kalender libur tuh..... heaven! :)

Saking senangnya sebelum libur saya sudah buat jadwal kegiatan apa saja yang mau dilakukan. Hal - hal, tempat - tempat yang belum sempat dilakukan atau dikunjungi selama ini, diniatin banget di liburan kemarin bisa diwujudkan. 

Terwujud kah? Iya doooonngg... Bisa ajak anak liburan dengan keluarga besar ke Sentul, ajak anak main di playland, bisa do simple things yang selama ini belum sempat dikerjakan seperti clean up lemari baju, membereskan peralatan make up dan skin care - untuk kemudian berkomitmen menjalani ritual skin care dengan lebih disiplin, membereskan folder di laptop, memastikan koneksi internet modem andalan bisa stabil, dll, selesai dong. Senang sekali :).

 
Theo dan Sean, sepupunya, di toko mainan, We started the long holiday by visiting toy store :)


Theo di playland. We ended the long holiday in playland :)

Awal baru setelah liburan panjang jadi semakin semangat karena beberapa project terbentang di depan mata untuk dieksekusi.

Bagi saya yang juga penting selama libur kemarin mencoba untuk menjaga kesadaran. 

Jadi seperti yang saya tulis di blog sebelumnya, saya merasa dalam banyak hal saya sering tidak sadar, i mean melakukan hal-hal tertentu tuh entah secara ya sudah lah ya otomatis aja dilakukan atau justru dilakukan secara impulsif.

Ingat dong kemarin menjelang Hari Raya yang namanya pusat perbelanjaan gelar diskon dimana-mana segede-gede gajah tulisan sale, diskon, dll. Saya sadar saya suka kalap sentosa melihat tulisan-tulisan itu, maka dengan sadar saya mengatur jadwal liburan saya kemarin no mall. Saya tidak ke mal sama sekali, kecuali di hari Sabtu untuk ajak anak saya ke playland. Saya tidak belanja secara menggelegar dan heboh, saya tidak membeli apapun yang kemudian saya sesali karena ternyata ga perlu juga barang tersebut.

Dengan merapikan lemari baju, ada banyak baju yang saya keluarkan dari lemari, more about baju-baju yang sudah sangat lama tidak saya pakai karena tidak update, atau sudah super kekecilan, saya keluarkan, saya pisahkan, dan saya titipkan ke Mama untuk dikasih ke keluarga yang sekiranya perlu. Dengan merapikan lemari baju saya juga jadi sadar oh ternyata baju saya warna tertentu udah banyak banget ya, semacam jadi alert buat saya untuk berikutnya jangan beli baju warna itu lagi. 

Saya juga merapikan lemari baju anak saya. Memastikan baju-baju bayinya (dia hampir 3 tahun, udah ga bayi juga lah ya), atau baju-baju lamanya yang masih sangat baik kondisinya tapi sudah tidak muat, saya keluarkan, dan saya titipkan ke ART saya untuk diberikan ke keluarganya yang punya bayi atau anak yang ukurannya sesuai dengan baju-baju anak saya.

Lemari baju kami jadi longgar.

Nah, project di minggu ini yang mau saya kerjakan adalah merapikan sepatu dan sendal serta tas-tas saya.

Sangat nikmat ternyata ketika barang-barang yang kita miliki, kita sadar memilikinya, kita sadar kita punya, sehingga rasa ingin beli yang lain itu ternyata memang tidak perlu diwujudkan juga, karena kalau mau jujur look at our closet, itu baju kalau semuanya dipakai sehari satu pasang, baju yang sama bisa ketemu lagi untuk dipakai lagi baru di bulan ke berapa, gitu.

A woman (katanya) always feel like I have nothing to wear padahal isi lemarinya penuh. Saya ga mau begitu, ah.

-nova-




 

Rabu, 18 Mei 2016

Bioskop, Lately

Agak lama aja ya sudah sebulan lebih sejak tulisan terakhir 

*he-eh

Bukan karena saya sedang sibuk luar biasa, more about memang bingung aja mau nulis apa secara lots of things happen lately.

But what i remember to write adalah movieeeeee...






Gosh... sejak April layar bioskop dimanapun memanggil-manggil saya untuk nonton karena kok ya banyak film yang sayang kalau ga ditonton (I'm not saying if the movies are good or whatsoever ya, pokoknya film yang sepertinya menarik dan kudu ditonton).

Then here are the lists so far :

- AADC 2 
Siapa dong yang ga nonton? Hihihi... Pengakuan nih, saya nonton film ini sampai 2 kali, loh. Ada yang seheboh saya juga kah nonton more than one time?

Side effect nya? Ya Gusti, Nicholas Saputra tuh cakep yaaahh... And when i share the story sama teman kantor, most of them commented "Nah dari 2002 kemana aja, Buuuu baru sukanya sekarang?". But then I think better late than never kan? :D.

I mean I really like, I remember when I had a crush (a crush.... woohhoo....) sama Leonardo DiCaprio dan Christian Bale and since then saya selalu usahakan nonton film-film yang ada merekanya, saya tuh jadi begitu loh ke Nicholas Saputra. Ya ampun, ini emak satu kemana aja emang yah....

- Captain America : Civil War
Mmmm... berbagi layar sama AADC2 kan, ya mumpung ke bioskop sekalian aja lah ya nontonnya.

- X-Men : Apocalypse
Yaaahh... kan udah nonton X-Men yang sebelum-sebelumnya, masa yang ini nggak? :D

.... dan daftarnya berlanjut nih.

I want to watch My Stupid Boss juga nanti pas udah tayang. I read the books. Yes! Kalau ga salah ingat bukunya ada 2 seri deh, dan i read all of them. Sejak baca bukunya saja, saya sudah ketawa ngakak. Would love to see the movie.

Aih aih... Bioskop, lately, sangat memanjakanku.

Oh iya, ga lupa juga gonna take my Theo nonton Angry Bird lah ya...

-nova-